Obyek Wisata Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling Kalimantan Tengah tepatnya di Kelurahan Banturung dan Tangkiling Kecamatan Bukit Batu. Berjarak sekitar ± 34 Km dari Pusat Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dengan waktu tempuh kira- kira 45 menit dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, dengan melewati jalan aspal dan untuk mencapai ke puncak bukit dengan melewati jalan setapak. Bukitnya yang menjulang terlihat indah dari kejauhan.
Apabila wisatawan melintasi kawasan Desa Banturung Kecamatan Bukit Batu di sebelah kiri Jalan Raya Cilik riwut arah Kasongan tersebut, pemandangan sebuah bukit batu terlihat sangat eksotik dibalik pemukiman penduduk dan rerimbunan pohon. Batu-batu besar berwarna hitam kelabu menyerupai sekawanan gajah yang bergerombol, bertumpuk menjulang ke langit. Uniknya, di antara gerombolan batu tersebut terselip pohon-pohon dan rerumputan, menjadi mozaik hijau yang artistik. Bukit inilah yang terkenal di kalangan masyarakat Palangka Raya dan sekitarnya, bernama Bukit Tangkiling yang selanjutnya ditetapkan sebagai nama bagi 2 kawasan konservasi : Cagar Alam (CA) dan Taman Wisata Alam TWA) Bukit Tangkiling.
Di dalam kawasan tersebut terdapat sembilan bukit batu serupa yang tersebar mengelompok di dalam areal yang kompak. Sebanyak 5 bukit batu di Kawasan TWA yaitu Bukit Tangkiling, B. Batu/Tunggal, B. Liau, B. Buhis dan B. Baranahu, sedangkan 4 bukit batu lainnya di Kawasan CA yaitu B. Tisin, B. Tabala, B. Klawit dan B. Bulan. Disamping itu topografi kawasan konservasi ini bervariasi mulai dari dataran rendah yang landai, topografi bergelombang sampai berbukit dengan kelerengan yang sangat curam/terjal dengan ketinggian tempat bervariasi 25 – 158 m dpl. Jenis tanah didominasi tanah litosol-podsolik berwarna coklat kekuning-kuningan yang termasuk jarang ditemui di sekitar Kota Palangka Raya. Pada masing-masing kondisi topografi memiliki kekhasan penutupan lahan mulai dati tipe hutan rawa, hutan hujan tropika dataran rendah, padang rumput dan hutan hujan tropika perbukitan.
Salah satu bukit yang baru di daki oleh Tim dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya melalui Bidang Pemasaran Pariwisata yaitu Bukit Baranahu yang merupakan bukit tertinggi nomor 2 (dua) setelah Bukit Tangkiling. Untuk akses menuju bukit tersebut sudah dibuat jalan oleh KSDA untuk mempermudah pendakian ke puncak bukit. Pemadangan yang luar biasa indahnya dapat wisatawan liat apabila sudah berada di puncak bukit Baranahu, seperti hamparan sungai Rungan, hutan hijau yang lebat dan wisatawan juga dapat menikmati sejuknya angin dipuncak bukit. Bukit Baranahu biasanmya sering di kunjungi oleh pecinta alam, mahasiswa/i, pelajar dan wisatawan umum samapai wisatawan manca negara. Ada juga wisatawan yang berkemah di puncak bukit dan pada Tanggal 17 Agustus Tahun lalu pernah diadakan Upacara Bendara dalam memperingati HUT RI yang ke 72 Tahun. Nah mungkin para wisatawan penasaran kan? Ayo berkunjung dan nikmati nuansa alam bebas di Obyek Wisata Taman Alam & Bukit Baranahu. (Abe)