Salah satu obyek wisata yang menjadi favorit bagi masyarakat Kota Palangka Raya karena terletak di pusat Kota yaitu Taman Pasuk Kameluh, yang letaknya dipinggiran sungai Kahayan. Pasuk Kameluh merupakan taman dimana tempat para wisatawan lokal untuk berkumpul, bermain, berfoto-foto selfie dengan latar Jembatan Kahayan dan sungai Kahayan. Selain itu juga masyarakat maupun wisatawan bisa sambil menikmati kuliner nusantara yang ada dibawah Jembatan Kahayan sambil menikmati angin sepoi-sepoi. Hal ini lah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk mengunjungi taman Pasuk Kameluh. Untuk akses dan transportasi sendiri menuju ke taman Pasuk Kameluh sangat mudah karena bisa menggunakan transportasi umum maupun pribadi.

Taman Pasuk Kameluh letaknya sangat strategis karena bersebelahan dengan Tugu Soekarno dan letaknyapun dipinggiran sungai Kahayan dan berdekatan langsung dengan Jembatan Kahayan yang menjadi “ikon” Kota Palangka Raya.

Penamaan Taman “Pasuk Kameluh” diadopsi dari Bahasa Dayak Ngaju, yang bermakna wadah atau bakul untuk menampung aneka barang kesayangan putri cantik, yakni Kameluh, dalam hikayat masyarakat Kalimantan Tengah di masa lampau.

Wisatawan bisa memandang gagahnya jembatan Kahayan yang merupakan kebanggaan masyarakat Kota Palangkaraya. Jembatan sepanjang 640 meter ini menghubungkan Palangkaraya dengan Kabupaten Barito Selatan, dibangun tahun 1995 dan baru selesai tahun 2001. Sungai Kahayan ini juga tak jauh dari cerita mistis. Menurut cerita, banyak orang yang mengalami pengalaman mistis di sekitar Sungai Kahayan ini, contohnya melihat buaya putih atau diganggu sosok yang tak kasat mata. Hal ini diperkuat dengan program salah satu TV swasta beberapa waktu yang lalu. (Abe)