Palangka Raya merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah yang memiliki luas sebesar 2.678,51 Km², sebagian besar didominasi hutan yang masih terjaga dan sudah memiliki  jalur akses yang baik. Hal tersebut dimanfaatkan oleh yayasan yang bergerak pada bidang Conservation untuk menjadikan Kota Palangka Raya sebagai lokasi kantor dan pusat informasi di Kalimantan Tengah. Salah satu yayasan tersebut adalah Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) yang bergerak dalam penyelamatan dan pemeliharaan (Conservation) salah satu hewan khas endemik yang tergolong hewan hampir punah (Langka) dan dilindungi yaitu Orangutan.

Orangutan meupakan kera besar yang hampir punah dan hanya di temukan di pulau Kalimantan dan Sumatra dengan tiga spesies berbeda yaitu Pongo Pygmaeus (Kalimantan), Pongo Abelii (Sumatra) dan pongo tapanuliensis (Tapanuli). Pupulasi Orangutan 90% hidup di hutan Indonesia (Kalimantan dan Sumatra), sementara 10% sisanya di hutan Sabah dan Sarawak, Malaysia.

BOS Foundation sudah berjalan sejak tahun 1991, lokasi kantor dan pusat informasi  yang berada di Kota Palangka Raya berada di kawasan objek wisata Nyaru Menteng kelurahan Tumbang Tahai kecamatan Bukit Batu kota Palangka Raya yang dapat di tempuh dengan jarak 27 Km dari pusat kota palangka raya.

BOS Foundation telah berkerja sama dengan komunitas lokal, Kementerian Kehutanan Indonesia dan partner organisai internasional lainya, yayasan tersebut telah menjaga sekitar 750 Orangutan yang mereka rawat dari bayi sampai dewasa sehingga siap dilepas liarkan di habitat aslinya.

Sebelum Orangutan dilepas liarkan kembali di habitanya, orang hutan diberikan pelatihan dan perawatan untuk dapat hidup di alam liar yang dilakukan di pusat reintroduksi Orangutan. Setelah selesai dengan pelatihan dan perawatan BOSF melakukan Pra-pelepasan di beberapa pulau di kota Palangka Raya yaitu Pulau Kaja, Pulau Bapalas dan Pulau Bangamat. Pada saat orangutan yang dilepaskan di ketiga pulau tersebut telah mampu untuk hidup mandiri maka mereka siap untuk dilepas liarkan di alam bebas, adapun lokasi pelepasan liar tersebut dilakukan di kawasan Taman Nasional Bukit Raya Bukit Baka dan Taman Nasional Sebangau. 

Wisatawan yang berkunjung ke kota Palangka Raya dan ingin menuju ke pusat reintroduksi Orangutan, BOS Foundation menyediakan tempat untuk pusat informasi tentang Orangutan Kalimantan. Di tempat tersebut wisatawan dapat melihat secara langsung dan berkomunikasi dengan Orangutan melalui dinding kaca yang digunakan sebagai pembatas antara lokasi wisatawan dan Orangutan. 

Untuk Wisatawan yang berkunjung ke BOS Foundation jangan lupa untuk memberikan donasi sebagai bentuk kepedulian kita terhadap Orangutan. (Mahmut Akhirin, 2018)