Disbudpar, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya mengajak seluruh sanggar dan pelaku seni yang ada di Kota Palangka Raya untuk bekerjasama dan bergotong royong memajukan kesenian dan kebudayaan Kota Palangka Raya. Hal tersebut terungkap dalam rapat Koordinasi dan Singkronisasi Bidang Seni dan Budaya Kota Palangka Raya, di Gedung Olah Seni Disbudpar, Selasa (6/03/2018).

Rapat tersebut dipimpin Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Palangka Raya, Hj. Norma Hikmah, M.Si didampingi Kepala Bidang Kebudayaan, Dr. Sontoe, S.Pd., M.Si, dihadiri oleh sanggar dan pelaku seni se-Kota Palangka Raya.

Lebih lanjut Norma Hikmah menjelaskan, bahwa Disbudpar sebagai fasilitator agar sanggar-sanggar dapat menjalin kerjasama yang baik. Dia juga menghimbau persyaratan dalam legalitas sanggar agar disesuaikan dan dilengkapi dengan administrasi sebagai sarana pengembangan sanggar.

“Sarana dan prasarana seperti gedung aula dan gedung teater telah diatur dalam peraturan daerah. Silakan kepada para pelaku seni yang ada di Kota Palangka Raya memanfaatkan fasilitas yang ada,” jelasnya.

Acara rapat dilanjutkan dengan diskusi, ketua Sanggar Tut Wuri Handayani, Jimmy Andin, memberikan saran dan masukan kepada Disbudpar agar rapat Koordinasi dan Singkronisasi diagendakan minimal 3 (tiga) bulan sekali. Dia juga mengharapkan kegiatan seni budaya di Kota Palangka Raya lebih semarak dengan memperbanyak agenda event/kegiatan.

Sedangkan Ketua Sanggar Marajaki, Benny Tundan, menyambut baik hasil rapat. Disbudpar mengangkat dan memberikan ruang kreatifitas terhadap para pelaku seni di kota Palangka Raya. Dia juga menghimbau kepada seluruh sanggar aktif mencari informasi di Disbudpar, dan juga aktif menggali informasi dari Kementerian Pariwisata yang dapat diakses melalui website Kementerian. (Abe/Alamsyah)