Car Free Day (CFD) adalah sebuah kegiatan kampanye untuk mengurangi tingkat pencemaran udara di kota-kota besar di seluruh dunia yang disebabkan oleh kenderaaan bermotor. Bermula pada tanggal 25 November 1956, Belanda melaksanakan Car Free Day setiap hari Minggu, kemudian Francis pada tahun tahun 1995 melaksanakan pesta memperingati Green Transport Week di kota Bath, semua masyarakat turun ke jalan untuk merayakan acara tersebut. Inilah perjalanan panjang sejarah kegiatan Car Free Day , yang pada akhirnya kegiatan ini diperingati setiap tanggal 22 September di seluruh dunia. (www.carfreedayindonesia.org)

Di Indonesia, Car Free Day (CFD) pertama kali dilaksanakan di Jakarta pada tahun 2001. Awalnya dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bebas Kendaraan Bermotor.  Kemudian berlanjut hingga sekarang dan dilaksanakan setiap hari minggu pagi.

Nah di Palangka Raya sendiri Car Free Day (CFD) pertama kali dilaksanakan sekitar tahun 2011an. Hingga kini masih dilaksanakan setiap minggu pagi dari jam 6 sampai jam 9 pagi. Lokasinya tepat di tengah-tengah kota Palangka Raya yakni di kawasan Bundaran Besar dan untuk kuliner di jalan Yos Sudarso.

Banyak kegiatan yang biasanya dilakukan selama kegiatan CFD, misalnya berolahraga, kegiatan penggalangan dana untuk korban musibah bencana alam, kegiatan ulang tahun sebuah korporasi, acara komunitas, jalan sehat hingga berburu wisata kuliner dan masih banyak lagi yang kalian temui nantinya di Car Free Day Palangka Raya.

Biasanya ribuan warga kota Palangka Raya berkumpul di CFD, mulai dari orang tua maupun anak-anak. Rata-rata mereka membawa keluarga, sahabat, teman-teman atau pun pasangannya masing-masing.

Berburu kuliner di sekitaran CFD biasanya menjadi kegiatan yang paling ramai, sebab banyak jajanan-jajanan tradisional yang dijual dengan harga yang terjangkau. Namun soal rasa tentunya dapat menggoyang lidah.

Bagi kalian yang berkunjung ke Kota Palangka Raya sempatkanlah untuk datang ke CFD di Palangka Raya karena dijamin pasti ramai, melihat berbagai kegiatan dan juga bisa mencoba jajanan tradisional khas kota Palangka Raya.

Jangan lupa juga untuk tetap menjaga kebersihan kawasan Car Free Day, karena lokasinya merupakan akses yang paling sentral di Kota Palangka Raya yang setiap hari dilalui oleh warga kota Palangka Raya. (Ibnu Rasyid, 2018)